SUARAROKANNEWSS.COM-Rohil / “Pembinaan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) sangat penting karena bertujuan mengubah individu yang melanggar hukum menjadi pribadi yang lebih baik, produktif, dan siap kembali ke masyarakat tanpa mengulangi tindak pidana.
Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) kelas II.A Bagansiapiapi Agus Imam Taufik melalui Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KPLP) yang sering dikenal sebagai Humas Lapas Sigit Pramono, A.Md., IP., S.Sos mengatakan, Sistem pemasyarakatan bukan sekadar penghukuman fisik, melainkan rehabilitasi dan reintegrasi sosial agar WBP dapat beradaptasi dan diterima kembali oleh masyarakat. Ujar Sigit saat dikonfirmasi dikafe Rowbin 05/02/2025.
“Kami melakukan Pembinaan kemandirian melalui pelatihan kerja seperti Pembuatan Roti, Las Listrik, Perkebunan, Menjahit, Belajar Membaca, program pembinaan ini bertujuan agar WBP memiliki kemampuan ekonomi untuk memenuhi kebutuhan hidupnya setelah keluar dari lapas”.
Selanjudnya pembinaan “Pengajian bagi agama islam dan pembinaan di gereja, dengan cara ini menghapus stigma negatif, waga binaan bebas dapat menjalin hubungan sosial yang baik. Kata sigit.
Gebet, “Salah sorang mantan Nara Pidana (Napi) Kasus Kriminal 363-362 mengatakan, “Dirinya selama menjalani hukuman menggikuti pelatihan menjahit, dirinya merasa bersyukur atas ilmu yang didapati selama menjalani hukuman :
“Aku naa.. Bersyukur botol selamo didalam dapek ilmu menjahit, kalau tak ado ilmu iko, mungkin aku bisa balik kedalam lagi, pembinaan selamo pak KP Sigit kinin ko banyak mantan napi berhasil” kata Gebet yang dulunya keluar masuk penjara.
Hal senada disampaikan oleh pihak media lokal di Bagansiapiapi, memberikan apresiasi kepada Humas Lapas Sigit Pramono :

“Kalau Humas yang kini ko 2 Jempol ku Boi, sebab semenjak pak Sigit menjadi Humas kawan-kawan wartawan merasa nyaman atas sapaan beliau, yang selalu ramah dan senyum, kemaren sempat ribut karna pak Sigit diganti, Alhamdulillah sudah teratasi oleh Pak Okta”. Ujar Alkaf Hanori bersama temanya Indra Sarif.
Pantauan media suararokannewss.com secara keseluruhan, pembinaan WBP yang efektif—meliputi aspek kepribadian dan kemandirian sangat krusial untuk mencegah residivisme (pengulangan tindak pidana) dan memastikan narapidana kembali sebagai sumber daya manusia yang bermutu.
Penulis : Satria Oyon












