KALAPAS BAGANSIAPIAPI LARANG KPLP SIGIT PRAMONO MINTA UANG DENGAN WARGA BINAAN. Mau tau ceritanyaa…?

Hukum & Kriminal276 Dilihat

Bagansiapiapi -(suararokannewss.com) “Hebohnya media online mempublikasikan adanya indikasi kegiatan haram disebalik tembok, pimpinan lapas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bagansiapiapi mulai kebakaran jengot, sibuk melakukan pencitraan.

Tuk menutupi kegiatan haram disebalik tembok, pimpinan lapas Agus Imam memerintahkan Kepala Keamanan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KPLP) Sigit Pramono melakukan razia gabungan bersama TNI, dan Polri, guna untuk memastikan keamanan dan ketertiban. Ungkapnya disalah satu media online Jumat (8-5-2026)

Direktur jenderal pemasyarakatan Mashudi

Katanya Razia ini fokus menyisir seluruh blok hunian warga binaan untuk mencegah narkoba, alat komunikasi ilegal, dan tindak penipuan, serta menjaga situasi aman.

Ironisnya, Dalam kegiatan pengeledahan, petugas hanya menemukan minyak wangi, pisau, obeng, sendok hingga botol susu belita.

Aktivis Bagansiapiapi yang juga mantan warga binaan lapas Bagansiapiapi Hartoyo yang kerap dipanggil Oyong saat diminta tangapanya mengatakan, pihak lapas melakukan razia hanya sekedar pencitraan, karna sebelum razia semua alat komunikasi handphone dikumpulkan disimpan ditempat yang aman, sudah pasti ditemukan SENDOK dan BOTOL SUSU BELITA.

Kalapas Bagansiapiapi Agus Imam Taufik

“Tindakan pihak Lapas melakukan razia dianggap sekadar pencitraan atau pembohongan publik, ini masalah serius terkait integritas sistem pemasyarakatan Loo” tegas hartoyo.

Integritas Lapas Bagansiapiapi bisa dikatakan hancur, sejak pimpin Agus Imam Taufik menegaskan kepada KPLP secara gamblang mengatakan didepan wartawan

“Giit..!! jangan pernah saya dengar kamu minta uang dengan warga binaan lagi”

Hartoyo menilai, “Ungkapan kalapas melarang KPLP minta uang kepada warga binaan menjadi pertanyaan, yang mana masyarakat luar Bagansiapiapi hanya tau warga binaan hanya menjalani hukuman bukan mencetak uang. Tutupnya.

Sampai berita ini diterbitkan, kalapas Agus Imam Taufik Engan bicara, “saya ngak mau ribut” lalu mematikan handphonenya.

Parahnya, KPLP lapas Bagansiapiapi Sigit Pramono pakai ilmu Blockir WhatsApp, guna memutuskan mata rantai dengan wartawan.

Penulis : Tim AMi dan Redaksi Suara rokanneewws

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *