Pekanbaru -(suararokannewsscom) “Meski tidak menjabat sebagai orang nomor satu dikabupaten rohil hilir, H. Afrizal Sintong menyempatkan waktu sebagai rasa kepedulian terhadap anggota yang sakit merupakan wujud nyata dari kepemimpinan yang empatik, humanis, dan bertanggung jawab.
Kepedulian dan empati terlihat saat H. Afrizal Sintong menyampaikan doa serta semangat kepada Alek Putra Nilam yang terbaring sakit.
Suasana haru menyelimuti Ruang Dahlia Nomor 9 Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Arifin Achmad Pekanbaru, Kamis (22/1/2026). Di ruang perawatan itu, Alek Putra Nilam terbaring lemah, berjuang melawan penyakit yang kini dideritanya.

Kedatangan Mantan Bupati Rokan Hilir H. Afrizal Sintong, S.IP, M.Si, pada masanya , menjadi momen penuh empati dan kepedulian. Melihat kondisi tubuh Alek yang tampak semakin kurus, bapak H Afrizal Sintong, yang juga mantan Bupati Kabupaten Rokan Hilir, tak kuasa menahan air mata.
Dengan suara lirih dan penuh ketulusan, ia memberikan semangat agar Alek tetap kuat dan optimis menghadapi ujian sakit yang sedang dijalani.
“Bapak harus kuat dan tetap semangat. Setiap penyakit pasti ada obatnya dan jalan keluarnya. Yang terpenting, ikhlas menerima ujian dari Allah SWT,” ucap H .Afrizal Sintong, sebagaimana ditirukan Alek Putra Nilam.
Air mata pun mengalir saat disampaikan.
H. Afrizal Sintong terlihat berkali-kali mengusap wajah, menahan haru melihat kondisi Alek yang terbaring dengan berbagai selang medis.
“Bapak H . Afrizal Sintong Mendokan kepada Allah SWT segera mengangkat penyakit yang saya derita, sehingga saya bisa kembali beraktivitas dan berkumpul bersama keluarga seperti sedia kala,” tutur Alek dengan suara pelan.
Di sisi lain, suasana semakin emosional ketika Nisa, putri Alek Putra Nilam, menjelaskan kondisi kesehatan ayahnya kepada bapak Bupati H Afriza Sintong Dengan mata berkaca-kaca, ia menyampaikan bahwa penyakit yang diderita sang ayah telah mengalami komplikasi.
“Awalnya gula, asam lambung, dan batu empedu. Dari hasil endoskopi diketahui ada tumor ganas, empedu membengkak, dan luka. Saat ini kami masih menunggu hasil lanjutan pemeriksaan,” ujar Nisa.
Ia menambahkan, pemeriksaan endoskopi lanjutan dijadwalkan pada 2 Februari 2026, kemudian akan dilanjutkan dengan CT Scan pada 9 Februari 2026 untuk memastikan hasil diagnosis secara menyeluruh.
Kunjungan tersebut ditutup dengan doa dan harapan agar Alek Putra Nilam segera diberikan kesembuhan.
“Semoga Allah SWT mengangkat penyakit yang diderita Alek Putra Nilam dan memulihkan kesehatannya seperti semula. Aamiin.
(Redaksi)







