Alamak!! Uang Intensif Tenaga Kesehatan Covid-19 Priode 2020 Dan 2022 Belum Dibayar Kadiskes Rohil.

Hukum & Kriminal189 Dilihat

Bagansiapiapi-(suararokannewss.com) “Penyalahgunaan jabatan/korupsi yang dilakukan para oknum pejabat pemerintah pusat hingga kedaerah tidak menjadi rahasia lagi, seakan sudah menjadi tradisi bagi mereka secara berjamaah. .

Seperti Dinas Kesehatan kabupaten rokan hilir yang mana Kadiskes Afrida diduga belum membayar uang insentif COVID-19 bagi tenaga kesehatan di Rohil untuk periode 2020 dan 2022. Hingga kini, ungkap Ketua DPD Topan RI Rokan Hilir, Arie Black kepada media ini Rabu 22/10.

Arir menjelaskan, “Para Nakes sampai saat ini belum menerima hak mereka yang bekerja disaat pendemi.

“Kami hanya menuntut hak kami. Kami bekerja di masa pandemi, mempertaruhkan nyawa. Tapi hingga kini, tidak ada kepastian,” ujar Arie menirukan ucapan salah seorang tenaga medis yang enggan disebutkan namanya.

Ironisnya. “Upaya awak media yang berupaya menemui dikantornya untuk mengonfirmasi selalu gagal yang alasan kadis tidak ada dikantor, lalu mencoba menghubunggi Via whatsapp justru diblokir dari kontak WhatsApp.

Sikap tertutup itu semakin memperkuat dugaan adanya unsur kesengajaan kadiskes tidak membayar uang intensif para medis kovid.

Arie meminta kepala Kejaksaan tinggi riau (Kajati) untuk menangkap kadis dinas kesehatan yang diduga menilap uang intensif guna memperkaya diri sendiri.

Penulis : Satria Oyon

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *