Mujahirin.S.S Bersama Yusuf Fadl Desak Bupati Bistamam Harus Punya Keberanian Copot Sekda.

Hukum & Kriminal167 Dilihat

Rohil-(suararokannewsscom) “Video VCS Pornografi yang katanya mirip pejabat rohil, sampai saat ini belum ada kejelasan dari pihak Aparat Penegak Hukum (APH) maupun pemerintah daerah.

Ketua DPW Komunitas Aktivis Muda Indonesia (KAMI), Muhajirin, menyuarakan kegeraman warga Rohil atas pembiaran kasus ini.

Menurutnya, diamnya pemerintah daerah hanya akan memperpanjang rasa malu masyarakat di tingkat nasional.Video Vc Ujar Ketua KAMI

“Ini sudah lewat setahun lebih sejak viral di 2024, tapi kenapa masih dibiarkan? Bupati Bistamam harus punya keberanian untuk mencopot Sekda.

Siapa pun yang melihat video itu pasti jijik; seorang pejabat tinggi diduga berani mempertontonkan alat kelamin ke kamera. Ini penghinaan terhadap etika birokrasi!” tegas Muhajirin.

HAL SENADA disampaikan oleh Ketua Ipemarohil Jakarta, Yusuf Fadli Mendesak Aparat Penegak Hukum rohil untuk menuntaskan Isue Viral Pornografi Yang diduga Sekda Rokan Hilir

Kami mahasiswa rokan hilir Jakarta, sangat menyayangkan muncul dan beredarnya vidio vcs yang diduga sekda rohil tersebut, sebagai putra derah kami merasa malu dengan apa yang terjadi dikalangan pejabat pemda rohil saat ini, belum lama kita dihebohkan dengan bupati dan wabup yang hampir baku hantam di acara pelantikan pj Penghulu di pekaitan, hari ini kita dihebohkan kembali dengan vidio vcs yang diduga sekda rohil (FE)” sebutnya.

Namun Jika memang benar nantinya terbukti pelaku dalam vidio tersebut adalah Sekda Rohil, kami berharap (APH) dan Pemerintah Daerah untuk mengambil langkah khusus karena ini adalah marwah Melayu dan juga integritas penegak hukum, dan juga kami mahasiswa Rokan Hilir Jakarta, tidak akan tinggal diam. karena akan sangat memalukan apabila Rohil punya sekda seperti itu, yang semestinya memberi contoh yang baik, bukan malahan vcs dengan perempuan telanjang.

Terakhir kami mahasiwa Rokan Hilir Jakarta meminta dan menekankan kepada Aparat Penegak Hukum (APH) Rokan Hilir agar dapat menyelesaikan persoalan ini sebelum hari Raya Idul Fitri, guna menjaga kondusifitas dikalangan pemda dan juga masyarakat Rokan Hilir dalam menjalankan ibadah puasa dan apabila isue ini dibiarkan bias tanpa ada penyelesaian dan tidak ada titik terang, maka kami akan melakukan unjuk rasa di Ibu Kota Jakarta Tutupnya. Tutup

Penulis : Redaksi SO

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *